Jumaat, 25 Julai 2014

langit julai

Dan semua rasa itu cuma tergantung di langit.
 yang sering dibualkan bersama Tuhan ketika aku rindu.
Dengan satu-satu rasa yang dikumpulkan berlonggok sehingga mampu menjadi unggun rindu dalam maraknya doa.
Aku kira perlahan aku boleh menyusun senyum yang dulu. Ternyata masih kurang.

Pada Mu ya Tuhan. Segenap rasa dan bicara aku lontarkan ke langit mu. Namun sujud itu membuatkan aku seperti dipeluk Mu.

Allahu Rabbi

:')


____________________________________________________________
p.s : sakitnya meninggalkan jahiliyah.  Mum.. i miss you fillah.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan